Siraman Rohani
- Get link
- X
- Other Apps
KHUTBAH JUMAT – BAGIAN PERTAMA
Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin.
Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta alam. Dia yang telah memberi kita nikmat Islam, iman, dan kesempatan untuk hadir di rumah-Nya dalam keadaan sehat wal afiat.
Kita bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan kita bersaksi bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba dan utusan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah ﷺ, keluarga beliau, para sahabat, dan seluruh umat Islam yang istiqamah di jalan Allah hingga akhir zaman.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Saya wasiatkan kepada diri saya pribadi dan kepada jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan sebenar-benarnya takwa. Takwa adalah bekal terbaik menuju akhirat, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُم مُّسْلِمُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim."
(Surah Ali Imran: 102)
Ketakwaan adalah kunci utama keselamatan di dunia dan akhirat. Orang yang bertakwa akan selalu diawasi oleh Allah, diberi jalan keluar dari setiap kesulitan, dan diberikan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.
Jama’ah Jumat yang dirahmati Allah,
Salah satu wujud ketakwaan adalah menjaga lisan. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Betapa banyak orang celaka karena lisannya. Lisan adalah anggota tubuh kecil, namun dapat menyebabkan seseorang masuk neraka jika tidak dijaga.
Hindarilah ghibah, fitnah, berkata kotor, dan menyebar kebencian. Sebaliknya, gunakan lisan kita untuk zikir, membaca Al-Qur’an, berkata jujur, dan menyebarkan kebaikan.
KHUTBAH JUMAT – BAGIAN KEDUA
Alhamdulillah,
Segala puji bagi Allah yang masih memberi kita kesempatan untuk memperbaiki diri. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang bertakwa dan menjaga lisan dari segala ucapan yang sia-sia dan berdosa.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Mari kita perbanyak istighfar, mohon ampunan kepada Allah atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Jangan biarkan lisan kita menjadi sumber dosa, namun jadikan ia alat untuk menyebar kebaikan.
Rasulullah ﷺ pernah ditanya tentang amalan yang paling banyak memasukkan orang ke dalam surga. Beliau menjawab:
"Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik."
(HR. Tirmidzi)
Dan ketika ditanya tentang amalan yang paling banyak memasukkan orang ke dalam neraka, beliau menjawab:
"Mulut dan kemaluan."
(HR. Tirmidzi)
Maka berhati-hatilah, wahai kaum muslimin. Jangan remehkan kata-kata. Satu kalimat bisa menyelamatkan, tapi satu kalimat juga bisa mencelakakan.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ
Ya Allah, ampunilah kaum Muslimin dan Muslimat, Mukminin dan Mukminat, yang masih hidup maupun yang telah wafat.
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
(Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat ihsan...)
فَاذْكُرُوا اللَّهَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Dirikanlah shalat, semoga Allah menerima amal kita semua.
أَقِمِ الصَّلَاةَ
✅ 6 Rukun Khutbah Jumat dan Penerapannya dalam Naskah
1. Memuji Allah SWT (Alhamdulillah)
✅ Dalam bagian awal khutbah pertama dan kedua, sudah terdapat pujian kepada Allah:
“Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin…”
2. Shalawat atas Nabi Muhammad ﷺ
✅ Di bagian awal khutbah pertama dan kedua sudah tercantum:
“Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah ﷺ…”
3. Berwasiat tentang takwa
✅ Sangat ditekankan di khutbah pertama dan kedua:
“Saya wasiatkan kepada diri saya pribadi dan kepada jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah…”
4. Membaca ayat Al-Qur'an pada salah satu khutbah
✅ Dimasukkan ayat dari Surah Ali Imran:
“يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ...” (Ali Imran: 102)
5. Berdoa untuk kaum Muslimin di khutbah kedua
✅ Didoakan dalam khutbah kedua:
“اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ...”
6. Disampaikan dalam dua khutbah yang dipisahkan dengan duduk sejenak
✅ Dalam format naskah, sudah dibagi menjadi Khutbah Pertama dan Khutbah Kedua. Saat menyampaikan secara langsung, khatib tinggal duduk sejenak di antara keduanya (sesuai sunnah).
⚠️ Catatan Tambahan (Sunah Khutbah)
-
Bahasa Arab untuk rukun wajib: Sebaiknya bagian-bagian wajib tadi seperti pujian, shalawat, wasiat takwa, dan doa disampaikan minimal sekali dalam bahasa Arab, misalnya:
الحمد لله، نحمده ونستعينه ونستغفره...
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد...
أوصيكم ونفسي المقصرة بتقوى الله... -
Namun, bagian penjelasan isi khutbah boleh dan sangat disarankan menggunakan bahasa yang dipahami jamaah (misalnya Bahasa Indonesia), agar pesan khutbah sampai.
Contoh naskah khutbah Jumat dua bagian dengan tema "Bahaya Korupsi dalam Pandangan Islam", disusun lengkap sesuai rukun khutbah Jumat, termasuk lafaz rukun dalam bahasa Arab agar dapat digunakan secara langsung oleh khatib di masjid:
🕌 KHUTBAH JUMAT – BAGIAN PERTAMA
Tema: Bahaya Korupsi dalam Pandangan Islam
الحمد لله، الحمد لله الذي أمر بالعدل، ونهى عن الظلم والفساد، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله. اللهم صلِّ وسلِّم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد، فيا أيها الناس، أوصيكم ونفسي المقصرة بتقوى الله، فاتقوا الله حق التقوى، ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون.
معاشر المسلمين رحمكم الله،
Marilah kita senantiasa meningkatkan takwa kepada Allah subḥānahu wa ta'ālā dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Pada kesempatan yang mulia ini, khutbah kita akan membahas bahaya korupsi, sebuah perbuatan yang bukan hanya merusak tatanan negara, tetapi juga sangat dibenci dalam agama Islam.
Korupsi adalah bentuk khianat terhadap amanah. Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:
"كُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ..."
"Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Korupsi bukan hanya mencuri uang rakyat, tapi juga merampas hak orang miskin, memperparah kemiskinan, dan memperlambat kemajuan bangsa.
Allah SWT berfirman:
وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ...
"Dan janganlah kalian memakan harta di antara kalian dengan cara yang batil (tidak sah)..."
(Surah Al-Baqarah: 188)
Orang yang korupsi, meskipun mungkin lolos dari hukum dunia, tidak akan pernah lepas dari hisab Allah di akhirat. Bahkan, dalam hadis lain Rasulullah ﷺ menegaskan:
"من استعملناه على عمل فرزقناه رزقًا، فما أخذ بعد ذلك فهو غلول."
"Barang siapa yang kami beri tugas (amanah), lalu ia mengambil (harta) lebih dari yang kami berikan, maka itu adalah korupsi (ghulul)."
(HR. Abu Dawud)
🕌 KHUTBAH JUMAT – BAGIAN KEDUA
الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه، كما يحب ربنا ويرضى.
أشهد أن لا إله إلا الله، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله. اللهم صل وسلم على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
عباد الله، أوصيكم ونفسي المقصرة بتقوى الله، فإنها وصية الله للأولين والآخرين.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Korupsi adalah dosa besar yang bisa menyebabkan seseorang terjerumus ke dalam neraka. Rasulullah ﷺ bersabda:
"إن رجالا يتخوضون في مال الله بغير حق، فلهم النار يوم القيامة."
"Sesungguhnya ada orang-orang yang mempermainkan harta Allah (uang negara) tanpa hak, maka bagi mereka neraka pada hari kiamat."
(HR. Bukhari)
Bayangkan, berapa banyak rakyat yang menderita karena korupsi? Rumah sakit kekurangan obat, sekolah rusak, jalan berlubang, dan ekonomi rakyat kecil makin terpuruk.
Oleh karena itu, mari kita tanamkan dalam diri kita dan keluarga kita, agar:
-
Amanah dalam setiap tugas, besar maupun kecil.
-
Menolak suap dan gratifikasi dalam bentuk apa pun.
-
Melaporkan jika melihat tindak pidana korupsi.
-
Menanamkan nilai kejujuran kepada anak-anak kita.
📿 Doa untuk Kaum Muslimin
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ.
اللهم ارزقنا القناعة والنزاهة، وجنبنا الحرام والفساد، ووفق ولاة أمورنا لما تحب وترضى.
📖 Penutup Khutbah: Ayat dan Perintah Shalat
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فَاذْكُرُوا اللَّهَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.
أَقِمِ الصَّلَاةَ.
Kumpulan doa-doa:
Doa (Arab)
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّينِ، وَعَافِيَةً فِي الْجَسَدِ، وَزِيَادَةً فِي الْعِلْمِ، وَبَرَكَةً فِي الرِّزْقِ، وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ، وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ، وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ.
اللَّهُمَّ يَسِّرْ وَلَا تُعَسِّرْ، وَتَمِّمْ بِالْخَيْرِ.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.
Doa (Latin)
Allāhumma innā nas’aluka salāmatan fid-dīn, wa ‘āfiyatan fil-jasad, wa ziyādatan fil-‘ilm, wa barakatan fir-rizq, wa taubatan qablal-maut, wa raḥmatan ‘indal-maut, wa maghfiratan ba‘dal-maut.
Allāhumma yassir wa lā tu‘assir, wa tammim bil-khair.
Rabbanā taqabbal minnā innaka antas-samī‘ul-‘alīm, wa tub ‘alainā innaka antat-tawwābur-raḥīm.
Artinya (Indonesia)
Ya Allah, kami memohon keselamatan dalam agama, kesehatan pada jasad, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum wafat, rahmat saat wafat, dan ampunan setelah wafat.
Ya Allah, mudahkanlah dan jangan Engkau persulit, serta sempurnakanlah dengan kebaikan.
Wahai Tuhan kami, terimalah dari kami (amal kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
🕌 DOA
Teks Arab
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي صَبَاحِ هَذَا الْيَوْمِ، فَتْحًا قَرِيبًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَعِلْمًا نَافِعًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا، وَقَلْبًا خَاشِعًا، وَلِسَانًا ذَاكِرًا، وَجَسَدًا عَلَى الْبَلَاءِ صَابِرًا.
اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى أَدَاءِ وَاجِبَاتِنَا، وَوَفِّقْنَا لِخِدْمَةِ الدِّينِ وَالْوَطَنِ، وَاجْعَلْ أَعْمَالَنَا خَالِصَةً لِوَجْهِكَ الْكَرِيمِ.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَارِنَا، وَأَعْمَالِنَا، وَأَرْزَاقِنَا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ.
اللَّهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا إِنْدُونِيسِيَا، وَاجْعَلْهَا بَلَدًا آمِنًا مُطْمَئِنًّا، سَخَاءً رَخَاءً، وَاحْفَظْ قَادَتَنَا وَوَلَاةَ أُمُورِنَا، وَوَفِّقْهُمْ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا، إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Teks Latin
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.
Al-ḥamdu lillāhi rabbil ‘ālamīn, ḥamdan yuwāfī ni‘amahu wa yukāfi’u mazīdah, yā rabbanā lakal-ḥamdu kamā yanbaghī lijalāli wajhika wa ‘aẓīmi sulṭānik.
Allāhumma ṣalli wa sallim ‘alā sayyidinā Muḥammad, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn.
Allāhumma innā nas’aluka fī ṣabāḥi hāżal-yaum, fatḥan qarīban, wa rizqan wāsi‘an, wa ‘ilman nāfi‘an, wa ‘amalan mutaqabbalan, wa qalban khāsyi‘an, wa lisānan żākiran, wa jasadan ‘alal-balā’i ṣābiran.
Allāhumma a‘innā ‘alā adā’i wājibātinā, wa waffiqnā likhidmatid-dīni wal-waṭan, waj‘al a‘mālanā khāliṣatan liwajhikal-karīm.
Allāhumma bārik lanā fī a‘mārinā, wa a‘mālinā, wa arzāqinā, waj‘alnā min ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn.
Allāhummaḥfaẓ bilādanā Indūnīsiyā, waj‘alhā baladan āminan muṭma’innan, sakhā’an rakhā’an, waḥfaẓ qādatanā wa wulāta umūrinā, wa waffiqhum limā tuḥibbu wa tarḍā.
Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah, wa fil-ākhirati ḥasanah, wa qinā ‘ażāban-nār.
Rabbanā taqabbal minnā innaka antas-samī‘ul-‘alīm, wa tub ‘alainā innaka antat-tawwābur-raḥīm.
Wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammad, wal-ḥamdu lillāhi rabbil ‘ālamīn.
Arti (Indonesia)
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam, pujian yang sebanding dengan nikmat-Nya dan sepadan dengan tambahan karunia-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sebagaimana layak bagi keagungan wajah-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya.
Ya Allah, pada pagi hari ini kami memohon kepada-Mu kemenangan yang dekat, rezeki yang luas, ilmu yang bermanfaat, amal yang Engkau terima, hati yang khusyuk, lisan yang selalu berdzikir, dan jasad yang sabar dalam menghadapi ujian.
Ya Allah, bantulah kami dalam menjalankan tugas-tugas kami, berilah kami kemampuan untuk mengabdi kepada agama dan negara, serta jadikanlah amal kami ikhlas karena-Mu.
Ya Allah, berkahilah umur kami, pekerjaan kami, dan rezeki kami, serta jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh.
Ya Allah, jagalah negeri kami Indonesia, jadikanlah negeri yang aman, tenteram, penuh kesejahteraan. Lindungilah para pemimpin kami dan para pemegang amanah, serta bimbinglah mereka kepada apa yang Engkau cintai dan ridai.
Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.
Wahai Tuhan kami, terimalah amal kami, sesungguhnya Engkaulah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad, dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.
🤲 Doa
Teks Arab
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا.
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَنَا، وَوَحِّدْ صُفُوفَنَا، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ.
Teks Latin
Allāhumma-ghfir lī wa liwālidayya wa lijamī‘il-muslimīna wal-muslimāt, wal-mu’minīna wal-mu’mināt, al-aḥyā’i minhum wal-amwāt.
Rabbi-ghfir lī wa liwālidayya warḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā.
Allāhumma aṣliḥ aḥwālanā, wa waḥḥid ṣufūfanā, wa allif baina qulūbinā, waj‘alnā min ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn.
Arti (Indonesia)
Ya Allah, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta sayangilah mereka sebagaimana mereka telah mendidikku di waktu kecil.
Ya Allah, perbaikilah keadaan kami, satukan barisan kami, satukan hati kami, dan jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh.
- Get link
- X
- Other Apps

Comments
Post a Comment