KKN 2026
Buka/klik >>LAPORAN MAHASISWA KKN 2026
ANALISIS
DATA DOKUMEN PEMETAAN ASET MINGGU KE-1 (7–12 JULI 2026)
|
No |
Komponen Analisis |
Indikator Penilaian |
Hasil Analisis |
Status |
|
1 |
Kelengkapan Identitas Dokumen |
Nama desa, kecamatan, waktu
pelaksanaan, penyusun |
Identitas dokumen telah lengkap dan
jelas. |
Lengkap |
|
2 |
Struktur
Instrumen |
Memuat
lima jenis aset (Fisik, SDA, SDM, Ekonomi, Sosial) |
Struktur
instrumen sudah sistematis sesuai format pemetaan aset desa. |
Lengkap |
|
3 |
Aset Fisik |
Seluruh indikator terisi secara
konsisten |
Sebagian besar objek telah terdata,
namun masih terdapat beberapa objek tanpa nilai dan deskripsi (jalan
kabupaten, jalan desa, jalan lingkungan, dll.). |
Belum Lengkap |
|
4 |
Aset
SDA |
Data
kondisi sumber daya alam lengkap |
Sebagian
besar telah diisi, namun informasi kuantitatif masih terbatas dan belum
seluruh indikator memiliki skor. |
Belum
Lengkap |
|
5 |
Aset SDM |
Data pekerjaan, pendidikan, kesehatan,
akses informasi |
Hampir seluruh tabel masih kosong
sehingga belum dapat dianalisis secara statistik. |
Belum Lengkap |
|
6 |
Aset
Ekonomi |
Data
komoditas, UMKM, BUMDes, aset ekonomi |
Hampir
seluruh indikator belum diisi sehingga belum menggambarkan kondisi ekonomi
desa. |
Belum
Lengkap |
|
7 |
Aset Sosial |
Data aktivitas sosial dan kelembagaan |
Sebagian besar telah terisi, namun
masih banyak indikator kosong seperti gotong royong, kelompok tani, olahraga,
tokoh adat, dll. |
Belum Lengkap |
|
8 |
Konsistensi
Skor |
Skor
1–10 diberikan secara objektif |
Belum
terdapat kriteria atau indikator penilaian sehingga skor bersifat subjektif
dan sulit diverifikasi. |
Belum
Lengkap |
|
9 |
Deskripsi Data |
Penjelasan mendukung nilai yang
diberikan |
Sebagian deskripsi sudah informatif,
tetapi beberapa objek tidak memiliki uraian sehingga mengurangi validitas
data. |
Belum Lengkap |
|
10 |
Metode
Pengumpulan Data |
Observasi,
wawancara, dokumentasi |
Mayoritas
menggunakan observasi langsung, sedangkan wawancara baru sedikit digunakan.
Triangulasi data belum optimal. |
Belum
Lengkap |
|
11 |
Validitas Data |
Kesesuaian data dengan kondisi lapangan |
Data awal cukup representatif sebagai
baseline, namun perlu verifikasi bersama perangkat desa dan masyarakat. |
Belum Lengkap |
|
12 |
Reliabilitas
Data |
Konsistensi
antarindikator |
Belum
dapat dinilai karena masih banyak data kosong dan format pengisian belum
seragam. |
Belum
Lengkap |
|
13 |
Potensi Analisis Statistik |
Data siap diolah secara kuantitatif |
Belum memenuhi syarat karena banyak
variabel belum memiliki nilai numerik. |
Belum Lengkap |
|
14 |
Potensi
Penyusunan Program KKN |
Data
dapat dijadikan dasar penyusunan program |
Sudah
dapat digunakan sebagai data awal, tetapi memerlukan penyempurnaan agar
program berbasis kebutuhan masyarakat. |
Belum
Lengkap |
|
15 |
Kualitas Dokumen Secara Keseluruhan |
Kelengkapan, objektivitas, sistematika |
Dokumen telah menunjukkan upaya
pemetaan aset desa, namun masih memerlukan penyempurnaan substansi agar
memenuhi standar akademik dan asesmen KKN. |
Belum Lengkap |
Analisis Statistik Deskriptif
|
Aspek |
Temuan |
|
Jumlah dimensi aset |
5 dimensi aset telah disusun (Fisik,
SDA, SDM, Ekonomi, Sosial). |
|
Dimensi
yang paling lengkap |
Aset
Fisik dan Aset Sosial. |
|
Dimensi yang paling belum lengkap |
Aset SDM dan Aset Ekonomi karena
sebagian besar indikator belum diisi. |
|
Metode
dominan |
Observasi
langsung. |
|
Variabel yang belum terukur |
Jumlah penduduk, tingkat pendidikan,
pekerjaan, pendapatan, UMKM, kelembagaan ekonomi, dan indikator kesehatan
belum memiliki data numerik. |
|
Potensi
bias |
Penilaian
skor belum memiliki pedoman baku sehingga berpotensi menghasilkan bias
penilai (observer bias). |
|
Kelayakan sebagai baseline |
Layak sebagai baseline awal (Minggu
I), tetapi belum layak sebagai dasar analisis statistik inferensial
karena kelengkapan data masih rendah. |
Catatan Kritis sebagai Dosen Pembimbing
Lapangan KKN 2026 desa Sungai Tanduk adalah
- Kelebihan
- Instrumen
pemetaan telah mencakup seluruh aspek aset desa sesuai pendekatan Asset
Based Community Development (ABCD).
- Pengumpulan
data lapangan telah dimulai melalui observasi langsung.
- Beberapa
aset telah diberi deskripsi kondisi yang membantu identifikasi masalah.
- Kelemahan
- Lebih
dari separuh indikator pada aspek SDM dan Ekonomi belum diisi.
- Banyak
objek belum memiliki skor maupun lokasi.
- Tidak
terdapat pedoman penilaian skor 1–10 sehingga objektivitas belum
terjamin.
- Belum
ada dokumentasi kuantitatif (jumlah, persentase, frekuensi) yang
mendukung hasil observasi.
- Belum
dilakukan triangulasi melalui wawancara dengan pemerintah desa, tokoh
masyarakat, atau data administrasi desa.
- Rekomendasi
Perbaikan Minggu ke-2
- Melengkapi
seluruh indikator yang masih kosong.
- Menetapkan
rubrik penilaian skor (misalnya 1–3 = kurang, 4–6 = cukup, 7–8 = baik,
9–10 = sangat baik) agar penilaian lebih objektif.
- Mengombinasikan
observasi dengan wawancara dan studi dokumen desa.
- Menambahkan
data numerik (jumlah penduduk, jumlah UMKM, luas lahan, jumlah ternak,
dll.) sehingga memungkinkan analisis statistik deskriptif.
- Melakukan
validasi data bersama pemerintah desa sebelum penyusunan program kerja
KKN.
Kesimpulan:
Dokumen pemetaan aset minggu pertama menunjukkan kemajuan awal yang baik
sebagai baseline pelaksanaan KKN, namun secara ilmiah belum memenuhi
standar kelengkapan data untuk analisis statistik yang komprehensif. Fokus
perbaikan pada minggu berikutnya adalah melengkapi variabel yang kosong,
meningkatkan objektivitas penilaian, dan memperkuat validitas data melalui
triangulasi.
Laporan kelompok terdiri atas dua bagian utama, yaitu:
1) Artikel Pengabdian Kepada Masyarakat.
Kelompok KKN wajib menyusun minimal tiga (3) artikel pengabdian
kepada masyarakat yang disusun berdasarkan program kerja atau kegiatan
unggulan yang telah dilaksanakan selama KKN SDGs. Artikel disusun mengikuti
sistematika penulisan artikel ilmiah pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan
ketentuan yang ditetapkan oleh panitia KKN SDGs atau jurnal tujuan publikasi. Artikel
ini diharapkan menjadi luaran akademik yang dapat dipublikasikan pada jurnal
pengabdian masyarakat, prosiding, atau buku bunga rampai.
2) Laporan Pelaksanaan KKN SDGs IAIN Kerinci Tahun 2026
Laporan pelaksanaan KKN SDGs disusun secara sistematis sebagai dokumentasi
kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan selama KKN. Adapun
sistematika laporan terdiri atas:
BAB I Pendahuluan
Latar Belakang
Dasar Hukum
Tujuan dan Manfaat
Gambaran Umum Lokasi KKN
BAB II Pemetaan Aset
Identifikasi Potensi dan Permasalahan
Pemetaan Aset Desa/Kelurahan
Analisis Kebutuhan Masyarakat
BAB III Rencana Aksi
Penyusunan Program Kerja
Rencana Pelaksanaan Program
Jadwal Kegiatan
BAB IV Capaian Aksi
Pelaksanaan Program Kerja
Hasil dan Luaran Kegiatan
Dampak Program terhadap Masyarakat
Faktor Pendukung dan Kendala
BAB V Jurnal Harian
Dokumentasi aktivitas harian selama pelaksanaan KKN SDGs.
BAB VI Penutup
Kesimpulan
Rekomendasi
Tindak Lanjut
Hasil
Penilaian Dokumen Artikel Kelompok 1
Mahasiswa
KKN Sungai Tanduk
|
Aspek |
Skor (1–5) |
Keterangan |
|
Judul |
5 |
Sangat
sesuai dengan fokus penelitian. |
|
Abstrak |
1 |
Belum
tersedia. |
|
Pendahuluan |
4 |
Relevan,
namun research gap dan novelty perlu dipertegas. |
|
Tinjauan Pustaka |
4 |
Relevan
dan mendukung penelitian, tetapi sintesis teoritis perlu diperdalam. |
|
Metode
Penelitian |
4 |
Relevan
dengan tujuan penelitian. |
|
Hasil dan Pembahasan |
1 |
Belum
tersedia. |
|
Kesimpulan |
1 |
Belum
tersedia. |
|
Daftar Pustaka |
4 |
Relevan,
tetapi referensi 5 tahun terakhir masih perlu ditambah. |
|
Data
Empiris |
1 |
Belum
terdapat tabel, grafik, atau gambar. |
|
Kontribusi Ilmiah (Novelty) |
3 |
Sudah
mulai tampak, tetapi masih perlu dipertegas secara eksplisit. |
Catatan: Berdasarkan isi 1 artikel/ dokumen yang Anda kumpul dengan DPL KKN IAIN Kerinci 2026. Total skor: 28 dari 50 (56%), yang termasuk kategori Revisi. Penilaian ini menunjukkan bahwa fondasi penelitian sudah relevan, tetapi naskah masih perlu dilengkapi dengan Penulis (Nama mahasiswa dan Nama DPL, nama instansi, dan email aktif), abstrak, hasil dan pembahasan berbasis data empiris, kesimpulan, serta penguatan kebaruan dan kontribusi ilmiah agar memenuhi standar publikasi jurnal bulan Agustus 2026.
|
Komponen
Artikel |
Bobot
(%) |
Indikator
Penilaian |
Skor
(1–5) |
Nilai |
Catatan
Reviewer |
|
1.
Abstrak |
10 |
Memuat
tujuan, metode, hasil, kebaruan, dan kata kunci |
1 |
2/10 |
Belum
terdapat abstrak. |
|
2.
Pendahuluan |
20 |
Latar
belakang kuat, didukung data empiris, research gap, novelty, urgensi, tujuan
penelitian |
4 |
16/20 |
Latar
belakang cukup kuat dengan data BPS dan penelitian terdahulu, tetapi research
gap dan novelty masih perlu dipertegas. |
|
3.
Tinjauan Pustaka |
15 |
Teori
mutakhir, sintesis kritis, penelitian terdahulu, kerangka konseptual |
4 |
12/15 |
Landasan
teori cukup lengkap, namun sintesis antarteori dan pengembangan model
konseptual masih terbatas. |
|
4.
Metode Penelitian/Kajian |
15 |
Pendekatan,
desain, populasi, sampel, instrumen, validitas, analisis data |
4 |
12/15 |
Metode
cukup sistematis, tetapi belum dijelaskan instrumen penelitian, indikator
variabel, dan prosedur analisis secara rinci. |
|
5.
Hasil dan Pembahasan |
20 |
Penyajian
hasil, analisis kritis, interpretasi, keterkaitan teori dan penelitian
terdahulu |
1 |
4/20 |
Belum
tersedia. |
|
6.
Kesimpulan |
10 |
Menjawab
tujuan penelitian, implikasi, keterbatasan, rekomendasi |
1 |
2/10 |
Belum
tersedia. |
|
7.
Daftar Pustaka |
5 |
Konsistensi
sitasi, kemutakhiran referensi, proporsi jurnal bereputasi |
4 |
4/5 |
Referensi relatif mutakhir, tetapi perlu dominasi jurnal 5 tahun terakhir |
(Tabel, Grafik, Gambar) |
5 |
Data
primer/sekunder, visualisasi, kualitas analisis statistik |
1 |
1/5 |
Belum
terdapat tabel, grafik, gambar, maupun hasil analisis data. |
Rekapitulasi
Penilaian
|
Komponen |
Nilai |
|
Abstrak |
2 |
|
Pendahuluan |
16 |
|
Tinjauan
Pustaka |
12 |
|
Metode |
12 |
|
Pembahasan |
4 |
|
Kesimpulan |
2 |
|
Daftar
Pustaka |
4 |
|
Data
Empiris |
1 |
|
Total |
53/100 |
Analisis
Reviewer (Editor Jurnal)
Kelebihan
- Latar belakang didukung data nasional
dan konteks lokal yang jelas.
- Rumusan masalah dan tujuan penelitian
tersusun sistematis.
- Tinjauan pustaka mencakup teori human
capital, modal budaya, motivasi, dukungan keluarga, akses pendidikan, dan
kesadaran masyarakat.
- Metode penelitian telah menjelaskan
pendekatan mixed methods, teknik pengumpulan data, analisis data, dan
triangulasi.
Kelemahan
Utama
- Belum terdapat abstrak.
- Belum terdapat hasil penelitian dan
pembahasan.
- Belum ada kesimpulan.
- Tidak terdapat tabel, grafik, gambar,
maupun data empiris.
- Research gap dan novelty masih perlu
diperkuat menjadi argumen yang lebih eksplisit.
- Referensi 5 tahun terakhir masih
perlu ditambah untuk memperkuat landasan teoretis.
Keputusan
Reviewer
|
Kategori |
Status |
|
Kelayakan
sebagai proposal penelitian |
Layak |
|
Kelayakan
sebagai artikel jurnal |
Perlu
revisi |
|
Kelayakan
sebagai artikel |
Belum
layak; memerlukan revisi substansial |
Secara
keseluruhan, naskah ini memperoleh 53/100


Comments
Post a Comment