Peran Islam dalam Perubahan Sosial megivornika2@gmail.com Islam memiliki peran penting dalam mendorong dan membimbing perubahan sosial ke arah yang lebih adil, bermoral, dan beradab. Peran ini tampak dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik secara spiritual, sosial, maupun budaya. 1. Islam sebagai Sumber Nilai dan Moral Islam mengajarkan nilai-nilai universal seperti keadilan (al-‘adl) , persaudaraan (ukhuwwah) , kejujuran , dan kepedulian sosial . Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam membentuk perilaku individu dan masyarakat, sehingga mendorong perubahan sosial yang positif. 2. Mendorong Keadilan Sosial Islam menentang segala bentuk penindasan, ketimpangan, dan eksploitasi. Konsep seperti zakat, infak, dan sedekah berperan dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok lemah. 3. Transformasi Budaya dan Tradisi Islam tidak menolak budaya, tetapi menyaring dan memperba...
Nama kelompok 2:
ReplyDeleteAndrean Julio putra
Ilham septiawan
M. Abror
Niken Mandela putra
Rando Pradiansyah
Realitas penegakan HAM di Indonesia sejak kemerdekaan sampai sekarang mengalami naik turun. Terdapat peristiwa pelanggaran HAM berat di Indonesia dimulai pada tahun 1948 dan puncaknya pada tahun 1965 dengan pembunuhan beberapa Jenderal besar oleh PKI hingga pembantaian sejumlah warga sipil yang dikira anggota dari PKI dan simpatisan PKI, kasus kematian aktivis buruh Almh. Marsinah pada tahun 1993, aktivis HAM Alm. Munir Said Thalib yang dibunuh saat perjalanan udara menuju Belanda dari Jakarta pada tahun 2004 dan banyak kasus pelanggaran HAM lainnya. Hingga yang masih baru saat ini adalah kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan seorang mantan penyidik KPK sejak tahun 2007 hingga tahun 2021.
Pembahasan
Pasca kemerdekaan kita memasuki masa orde lama di bawah kepemimpinan presiden Soekarno, perkembangan terhadap penghormatan hak asasi manusia belum menemukan langkah yang konkrit, negara pada waktu itu masih sibuk melakukan penataan perangkat bernegara, mengatasi masalah tekanan baik dari luar maupun dari dalam Indonesia sendiri.
Kemudian pada masa orde baru warna penegakan hak asasi manusia masih saja tidak mengalami perkembangan, bahkan lebih parah, karena pada masa orde baru memerintah dengan otoriter.
Kendati pada orde baru HAM kurang berkembang, tahun 1990-an muncul Komisi Nasional Hak Asasi manusia (Komnasham) sebagai konsekuensi Indonesia masuk dalam komite HAM oleh PBB.
Indonesia sebagai negara yang berkembang tidak dapat dipungkiri akan rawan terhadap pelanggaran HAM. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, seperti masalah sosial, politik maupun ekonomi. Antara masalah di atas saling mempengaruhi satu sama lainnya pelanggaran HAM karena masalah sosial tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh masalah politik dan ekonomi.
M WAHYU ILLAHI
ReplyDelete201025378029
SEMESTER 4
Realitas penegakan HAM di Indonesia sejak kemerdekaan sampai sekarang mengalami naik turun. Terdapat peristiwa pelanggaran HAM berat di Indonesia dimulai pada tahun 1948 dan puncaknya pada tahun 1965 dengan pembunuhan beberapa Jenderal besar oleh PKI hingga pembantaian sejumlah warga sipil yang dikira anggota dari PKI dan simpatisan PKI, kasus kematian aktivis buruh Almh. Marsinah pada tahun 1993, aktivis HAM Alm. Munir Said Thalib yang dibunuh saat perjalanan udara menuju Belanda dari Jakarta pada tahun 2004 dan banyak kasus pelanggaran HAM lainnya. Hingga yang masih baru saat ini adalah kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan seorang mantan penyidik KPK sejak tahun 2007 hingga tahun 2021.
Pembahasan
Pasca kemerdekaan kita memasuki masa orde lama di bawah kepemimpinan presiden Soekarno, perkembangan terhadap penghormatan hak asasi manusia belum menemukan langkah yang konkrit, negara pada waktu itu masih sibuk melakukan penataan perangkat bernegara, mengatasi masalah tekanan baik dari luar maupun dari dalam Indonesia sendiri.
Kemudian pada masa orde baru warna penegakan hak asasi manusia masih saja tidak mengalami perkembangan, bahkan lebih parah, karena pada masa orde baru memerintah dengan otoriter.
Kendati pada orde baru HAM kurang berkembang, tahun 1990-an muncul Komisi Nasional Hak Asasi manusia (Komnasham) sebagai konsekuensi Indonesia masuk dalam komite HAM oleh PBB.
Indonesia sebagai negara yang berkembang tidak dapat dipungkiri akan rawan terhadap pelanggaran HAM. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, seperti masalah sosial, politik maupun ekonomi. Antara masalah di atas saling mempengaruhi satu sama lainnya pelanggaran HAM karena masalah sosial tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh masalah politik dan ekonomi.
Nama: meisi anggraini
ReplyDeleteProdi: pendidikan olahraga
semester 4
Realitas penegakan HAM di Indonesia sejak kemerdekaan sampai sekarang mengalami naik turun. Terdapat peristiwa pelanggaran HAM berat di Indonesia dimulai pada tahun 1948 dan puncaknya pada tahun 1965 dengan pembunuhan beberapa Jenderal besar oleh PKI hingga pembantaian sejumlah warga sipil yang dikira anggota dari PKI dan simpatisan PKI, kasus kematian aktivis buruh Almh. Marsinah pada tahun 1993, aktivis HAM Alm. Munir Said Thalib yang dibunuh saat perjalanan udara menuju Belanda dari Jakarta pada tahun 2004 dan banyak kasus pelanggaran HAM lainnya. Hingga yang masih baru saat ini adalah kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan seorang mantan penyidik KPK sejak tahun 2007 hingga tahun 2021.
Pembahasan
Pasca kemerdekaan kita memasuki masa orde lama di bawah kepemimpinan presiden Soekarno, perkembangan terhadap penghormatan hak asasi manusia belum menemukan langkah yang konkrit, negara pada waktu itu masih sibuk melakukan penataan perangkat bernegara, mengatasi masalah tekanan baik dari luar maupun dari dalam Indonesia sendiri.
Kemudian pada masa orde baru warna penegakan hak asasi manusia masih saja tidak mengalami perkembangan, bahkan lebih parah, karena pada masa orde baru memerintah dengan otoriter.
Kendati pada orde baru HAM kurang berkembang, tahun 1990-an muncul Komisi Nasional Hak Asasi manusia (Komnasham) sebagai konsekuensi Indonesia masuk dalam komite HAM oleh PBB.